1. J.C. Seidel, direktur PR, Division of
Housing, State New York
PR adalah proses yang kontinyu dari
usaha-usaha manajemen untuk memperoleh goodwill dan pengertian dari pelanggan,
pegawai dan public yang lebih luas. Ke
dalam mengadakan analisis dan perbaikan diri sendiri, sedangkan keluar
memberikan pertanyaan-pertanyaan.
(Soemirat, Soleh
dan Elvinaro Ardianto. 2008. Dasar-Dasar
Public Relation. PT. Remaja Rosdakarya:
Bandung)
2. Fund and Wagnal, American Standart
Desk Dictionary terbitan 1994
Humas diartikan sebagai segenap kegiatan
dan teknik/kiat yang digunakan oleh organisasi atau individu untuk menciptakan
atau memelihara suatu sikap dan tanggapan yang bik dari pihak luar terhadap
keberadaan dan sepakterjangnya.
(Anggoro, M. Linggar. 2005. Teori dan Profesi Kehumasan. BUmi
Aksara: Jakarta.)
3. Frank Jefkins
PR adalah semua bentuk komunikasi yang
terencana, baik itu ke dalam maupun ke luar, antara suatu organisasi dengan
semua khalayaknya dalam rangka mencapai tujuan-tujuan spesifik yang
berlandaskan pada saling pengertian.
(Jefkins, Frank. 2004. Public Relation. Erlangga: Jakarta.)
4. W. Emerson Reck
PR adalah kelanjutan dari proses
penetapan kebijaksanaan, penetuan pelayanan-pelayanan dan sikap yang
disesuaikan dengan kepentingan orang-orang atau golongan agar orang atau
lembagaitu memperoleh kepercayaan dan goodwilldari mereka. Dan yang kedua,
pelaksaan kebijaksanaan, pelayanan dan sikap adalah untuk menjamin adanya
pengertian dan penghargaan yang sebaik-baiknya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar